Valentine’s Day

7 Februari 2011

From your Valentine… With love…

Nama Hari Valentine diambil dari nama seorang pendeta dari Roma (Romawi) yaitu Santo Valentinus (Saint Valentine). Ia adalah seorang pendeta yang menjalankan tugasnya yakni menikahkan pasangan muda yang sedang jatuh cinta untuk membangun rumahtangga. Pada abad ke-3 waktu itu, kerajaan Romawi sedang gencar-gencarnya mempersiapkan peperangan dengan lawannya yang tidak lain adalah pasukan Muslim. Kaisar Claudius II yang saat itu memimpin kerajaan ingin membuat sebuah armada yang besar dan kuat agar menang dalam peperangan. Namun sifatnya yang kejam membuat ia dibenci oleh rakyatnya dan akhirnya ia pun menghalalkan segala cara agar bisa mengumpulkan kaum muda untuk dijadikan tentara. Ia pun tahu sebenarnya para pemuda tidak akan mau dijadikan tentara karena kebanyakan mereka tidak mau meninggalkan keluarga dan kekasih mereka untuk bergabung dalam tentara perang.
Ketidaksediaan para pemuda untuk berperang ini tidak hanya karena tidak mau meninggalkan kekasih mereka yang tercinta tapi juga karena bulan itu bulan Februari yaitu bulan pernikahan. Dahulu pada tgl 14 Februari bangsa Romawi memperingati sbg hari penghormatan kepada Juno Februato (ratunya dewa dewi Romawi juga sering disebut dewi pernikahan) dan pada hari berikutnya tgl 15 Februari rakyat melakukan pesta ‘Feast of Lupercalia’ yaitu pesta dansa yang juga merupakan rangkaian upacara keagamaan bangsa Romawi setelah 2 hari sebelumnya digunakan untuk upacara persembahan pada dewi Juno Februato. Dahulu para wanita dilarang berhubungan dengan pria seperti layaknya zaman sekarang. Pada tanggal 14 Februari para gadis menuliskan nama mereka masing-masing pada sebuah kertas lalu memasukkannya pada sebuah gelas kaca dan kemudian pada tgl 15 Februari pada malam pesta, para pria mengambil satu gulungan kertas dan nama yang keluar akan menjadi teman dansanya satu malam. Biasanya dalam acara ini banyak yang saling cocok lalu kemudian setelah beberapa bulan saling mendalami mereka menikah. Karena para pemuda tidak mau bergabung dalam pasukan, kaisar Claudius tidak kehabisan akal. Ia menyuruh pegawainya untuk meniadakan pernikahan. Ia berpikir bahwa dengan melarang muda mudi untuk menikah maka para pemuda akan dengan senang hati masuk dalam pasukan perang. Sungguh tidak manusiawi. Melihat hal ini St. Valentine tidak menghiraukan larangan kaisar. Ia tetap menikahkan para pemuda meski dengan sembunyi-sembunyi. Suatu saat St.Valentine tertangkap sedang menikahkan sebuah pasangan. Ia kemudian diberi peringatan oleh sang kaisar untuk tidak mengulanginya lagi. Tapi St.Valentine tetap menikahkan lagi sebuah pasangan di sebuah kapel kecil. Ia tertangkap basah saat itu. Pasangan itu berhasil kabur tapi St.Valentine tertangkap dan dibawa ke penjara lau divonis mati. Betapa malang nasibnya.
Ketika ia dipenjara, bukanya orang-orang menghinanya tetapi kebanyakan orang malah mengunjunginya di penjara. Mereka memberikan surat dukungan dan diselipkan di terali penjara. Mereka juga melemparkan bunga untuk mendukung aksi St.Valentine. Salah satu dari orang yang mempercayai adanya cinta tersebut adalah putri sipir penjara di tempat St.Valentine dikurung. Penjaga penjara itu mengizinkan putrinya untuk menemui St.Valentine. Terkadang mereka mengobrol dari siang sampai sore hari. Ternyata wanita itu menumbuhkan kembali semangat St.Valentine. Ia juga memberi dukungan moral kepada St.Valentine.
Sampai akhirnya tibalah hari di mana St.Valentine dihukum mati yaitu pada tanggal 14 Februari. Sebelum dieksekusi St.Valentine sempat menulis sebuah surat kepada putri sipir itu yang berisi ucapan terima kasih atas dukungan, bantuan, serta kepercayaanya. Di akhir surat itu tertulis “Dengan Cinta dari valentinmu”. Surat itulah yang kemudian membuat orang fanatik kepada St.Valentine dan memperingati hari kematiannya sebagai hari duka cita juga hari tumbuhnya semangat cinta yang baru. Kemudian secara berangsur-angsur diperingati sebagai hari kasih sayang hari valentin.
By: Alfian DS


Pelajaran Tersembunyi dari Crop Circle

27 Januari 2011

 

Baru-barbu ini ada kehebohan tentang munculnya Crop Circle di Sleman. Ini memang baru pertama kali terjadi di Indonesia (bahkan jaman Hindia Belanda pun belum terjadi). Saya tidak hendak membahas keaslian Crop Circle itu atau membahas mengenai kemunculannya di daerah yang sangat istimewa (Daerah Istimewa Yogyakarta). Saya juga tidak sedang membahas tentang Keistimewaan Yogyakarta *halaah* (malah ngelantur haha).

Saya adalah salah satu dari (sedikit) orang-orang yang mempercayai adanya Alien dan UFO. Tahukah kamu kenapa saya meyakini keberadaan makhluk dari planet lain? Semua bermula saat saya masih SMP… (tsaah makin seru, yes!). Waktu itu guru Sains saya (yang sekarang sudah wafat: semoga beliau masuk surga. amin) yang mengatakan kepada saya kemungkinan adanya makhluk dari planet lain: tentunya tidak 100% seperti gambaran pada film-film di televisi.

Saya beruntung karena saya termasuk anak (waktu itu :D ) yang cerdas dan tidak pernah lupa perkataan guru. (ma’af, tolong ini dicontoh yaa! hehe).

Begini kata beliau: “Alam semesta ini sangat luas. Berbagai galaksi dengan jutaan hamparan bintang-bintang. Setiap 1000 (seribu) bintang ada 1 (satu) tata surya*. Jadi, kemungkinan ada planet lain dari tata surya lain yang dihuni makhluk adalah sangat mungkin.”

Sejak saat itu saya meneliti dan mengumpulkan data mengenai planet di luar tata surya kita. Crop Circle yang marak bermunculan di mana-mana semakin menambah keyakinan saya akan adanya alien. Dan saya masih menunggu datangnya UFO (Unidentified Flying Object) sampai saat ini.

Melalui simbol-simbol  Crop Circle makhluk luar angkasa yang mungkin lebih cerdas dari kita ingin memberi sebuah ilmu pengetahuan yang luar biasa kepada kita penduduk bumi. Ingat! Alam semesta ini diciptakan tidak hanya untuk manusia. Dan Allah SWT memerintahkan manusia untuk menembus langit dan mempelajari alam semesta ini.

Makhluk luar ini memberikan pelajaran kesenian kepada kita lewat Crop Circle. Dan apakah kita sudah mempelajari nilai ‘seni’ dari  Crop Circle tersebut? Belum. Ketika ada Crop  Circle kita malah terbuai untuk meneliti dari mana Crop Circle itu berasal, siapa yang membuat, dan kenapa bisa membuatnya, tanpa mempelajari unsur ‘kesenian’ dan ‘keeksotisan’ di dalamnya. Sekali lagi: ‘mereka’ (alien) mengajari kita ilmu kesenian, maka pelajarilah ‘seni’-nya. Setelah kita menguasai ilmu kesenian yang diajarkan ‘mereka’, maka ‘mereka’ akan memberi kita suatu ilmu yang lain yang lebih dahsyat dan bukan sekedar coretan  Crop Circle melulu. Hehe.

Ket: * tata surya adalah satu matahari (bintang) dan beberapa planet yang mengelilinginya.


Special Days of February

21 Januari 2011

Bulan Februari yang namanya diambil dari ratunya dewa-dewi romawi: Dewi Juno Februato , ternyata agak pantas disebut bulan cinta *ciyee*. Ternyata ada 8 hari spesial yang berurutan di bulan Februari dan beberapa di antaranya merupakan rangkaian Valentine Week. Cukup! makin sedikit pengantar makin baik :D *senyam-senyum*

check this out, motherfuckers! \m/

Feb 7 –> Rose Day (Hari Mawar)

Feb 8 –> Propose Day (Hari Usul) *yang ini sepertinya tidak ada hubungannya dengan cinta*

Feb 9 –> Chocolate Day (Hari Cokelat) *emmmn*

Feb 10 –> Teddy Day (Hari Teddy Bear) *try to googling*

Feb 11 –> Promise Day (Hari Janji)

Feb 12 –> Hug Day (Hari Berpelukan)

Feb 13 –> Kiss Day (Hari Ciuman) tidak direkomendasikan untuk umum!!! *kefikiran Justitia <3 *

Feb 14 –> Valentine’s Day

Nb: BERLAKU SELURUH DUNIA

Begitulah. Semoga ada rencana special nanti.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.